Skandal…

4 Aug

Hari rabu kemaren aku baca kolom politika yang diasuh oleh Budiarto Shambazy, wartawan senior harian umum Kompas. Cukup kaget juga karena di Amerika terjadi banyak skandal yang dialami kalangan politisi.  

Sebut aja contohnya Deputi Menlu Randall Tobias (65) yang mundur dari jabatannya 27 April silam, sehari setelah pengakuannya yang menghebohkan karena telah menjadi pelanggan pendamping PM. Apaan tuh PM? Sebetulnya kalo kita ikutan buka website atau berlangganan Washington Post, dan tentunya harian2 yang lain pasti bakalan tahu iklan ini. Model iklan gini sebenernya rutin dimuat di koran nasional Amerika Serikat, termasuk juga The Washington Post. PM singkatan dari Pamela Martin & Associates, Satu Kali Bayar, Tak Ada Biaya Tambahan. Melayani Seluruh Washington, Tersedia 7 Hari Setiap Pekan”. Tentunya iklan ini ditulis dalam bahasa inggris :-)   

Dibawahnya ada rincian,”Pamela Martin (PM) jasa pendamping profesional dengan tingkat kelarisan 65-75 %. Staf berusia 23 tahun keatas dengan pendidikan minimal 2 tahun di universitas. Tarif 275 dollar AS per 90 menit”. 

Pas baca itu, yang terlintas dalam pikiran gua adalah, gilaaa…model iklan gini udah begitu bebasnya ya dimuat diharian nasional terkemuka. Amerika memang !@#$%^^ ngga ngerti lagi mau ngomong apa… 

Si Randall Tobias ini berkilah,”Saya beberapa kali menyewa pendamping PM, termasuk yang berasal dari Amerika Latin, untuk datang ke apartemen. Cuma pijat, ngga ada seks.” 

Tobias ini ngaku karena terjepit pengakuan bos PM, Jeane Palfrey yang didakwa melakukan prostitusi. Palfrey yang dijuluki “Mami DC” atau DC Madam ini menyimpan ribuan nomor telepon pelanggan – termasuk politisi – di Washington DC.  Dia berencana memanggil sejumlah politisi untuk bersaksi di pengadilan.

Selain tobias, senator David Vitter dan peneliti Center for Strategic and International Studies (CSIS) Harlan Ullman juga “ngaku dosa”. Sejak saat itu media massa di Amerika memuat ribuan komentar konyol rakyat yang mengejek sikap hipokrit partai Republik yang sering terlibat skandal belakangan ini.

Menurut ABC News, skandal mami DC ini yang ke-25 yang melibatkan tokoh partai Republik selama era presiden George W. Bush. 

Kita tentu masih ingat presiden IMF, Paul Wolfowitz yang mundur karena menaikkan gaji pacarnya yang juga satu kantor, Shaha Riza. Mantan ketua DPR, Newt Gingrich ngaku selingkuh saat mensponsori pemakzulan Presiden Bill Clinton yang pacaran dengan Monica Lewinsky.

Anggota DPR Mark Foley juga mundur karena ketahuan naksir staf muda yang kerja di Kongres yang ternyata juga sesama pria. Hmmm…pusink deh gw. 

Parahnya lagi, Pendeta Ted Haggard dari ultrakanan dipecat dari gereja protestan karena praktik homoseksual dan narkoba. Gila banget ngga??? 

Wartawan terkemuka Bill O’Reilly yang seneng bicara soal moral juga terbukti melecehkan perempuan di kantornya, statsiun teve Fox. 

Banyak orang dekat Bush yang kena skandal. Pelobi kesayangan dia, Jack Abramoff juga masuk hotel prodeo selama kurang lebih 5 tahun lebih karena skandal suap dan korupsi. 

Bush beberapa pekan lalu juga memberikan grasi untuk bekas tangan kanan Wapres Dick Chenney, Lewis Libby, masih inget ngga? Yang mengungkapkan identitas agen CIA, Valerie Wilson, yang kritis terhadap Bush. 

Jaksa agung Alberto Gonzales memecat sembilan jaksa anti-Bush.

Wakil presiden Dick Chenney juga ngga mau diperiksa polisi padahal udah nembak temannya sampai luka berat pake senapan berburu walaupun ngga sengaja. Tapi kan ngga adil banget…. 

Udah sampe disini berita-berita gilanya…yang jelas, dunia ini semakin dekat kepada kesudahannya…anda dan saya pun sebagai penulis dan pembaca tulisan ini hidup tidak jauh daripada bobroknya dunia yang parah ini.

Disekitar kita banyak sekali orang-orang yang hipokrit, termasuk di Maranatha. Aduh sorry gw kok jadi gini ya? :-( pepatah mengatakan,”Kekuasaan merupakan obat perangsang berahi yang paling manjur, khususnya bagi mereka yang berkuasa,….”. 

Di Indonesia juga ngga jauh beda. Kita baru dengar kalau SBY baru di-sue oleh Zaenal Maarif yang mantan wakil ketua DPR karena diduga pernah menikah sebelum mendaftar di AKABRI. Gw juga baru baca, entah benar entah tidak kalau Zaenal Maarif merasa dirinya menjadi korban konspirasi tingkat tinggi. Wah pusink sudah.  

Untungnya rakyat kecil ngga banyak memahami tentang politik. Jika mereka mengerti, saya ngga bisa bayangkan bakal ancurnya negeri ini. Ketika saya hampir selesai menulis blog ini, saya pun inget betapa saya juga sudah tidak lagi menjadi pembeda bagi dunia ini. Saya merasa agent of change yang pernah dulu saya usung, perlahan-lahan saya lupakan… 

Tuhan, saya minta ampun kalo Engkau mendapatkan saya sudah terbawa arus dunia ini….

Advertisement

2 Responses to “Skandal…”

  1. pertamaxs August 7, 2007 at 3:48 pm #

    PERTAMAX

Trackbacks/Pingbacks

  1. Anonymous - August 9, 2007

    [...] Mengomentari Skandal… [...]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s