Sering kita dengar ucapan-ucapan orang “bijak” yang mengatakan bahwa uang bukan segala-galanya. Ada juga orang bijak (benar2 bijak) yang menekankan bahwa uang bukan raja, tapi hamba, jadi kita yang dituntut untuk mengatur dan memerintah atas uang, maka uang itu akan tunduk (manut) kepada kita.
Jarang ada orang kaya yang saya dengar bilang bahwa uang bukan segalanya. Namun bukan berarti mereka orang kaya dalam arti negatif. Maksud saya, orang kaya yang secara eksplisit mengatakan jangan mengejar uang. Justru dari seberapa peduli mereka terhadap dunia ini lah yang membuat saya mengerti bahwa mereka orang kaya yang diberkati Tuhan untuk memberkati orang lain.
Uang bersahabat erat dengan kekuasaan. Jika orang punya banyak uang, dia bisa menciptakan kekuasaan sendiri. Orang yang tidak punya uang pasti akan diperintah oleh orang yang punya uang.
Ada juga hamba Tuhan yang pernah bilang supaya kita jangan mengejar uang, kejarlah Tuhan maka uang itu akan mengejar kita. Benar juga sih konsepnya kalau dilihat dari kacamata alkitab. Bagaimana Abraham, Yusuf, Daniel, Ayub dan masih banyak lagi perintis iman yang membuktikan bahwa Tuhan-lah yang nomor satu untuk kita kejar, kemudian perlahan tapi pasti, kekuasaan dan uang yang mengejar mereka, ngga tanggung-tanggung pula, berlimpah-limpah.
Dari sekian banyak kunci sukses yang mereka memiliki, satu yang paling menonjol adalah “Kerja Keras”. Ya, saya ulangi, Kerja Keras.
Tapi ntar dulu, definisi kerja keras tuh apa? Apakah kita bekerja mati-matian siang dan malam ngga kenal waktu, kejar client, lembur sampe tengah malam, buka cabang baru dlsb???
Bagi kita orang percaya, ayat Firman Tuhan di Amsal 10:22 mengatakan,”Berkat Tuhan-lah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya” masih dan terus berlaku.
Seberapa-pun hasil usaha dan kerja keras kita, kalau bukan Tuhan yang memberikannya, maka semuanya itu akan sia-sia. Ada pendeta yang pernah bilang sama saya kalau selain kita meminta kekayaan kepada Tuhan, jangan lupa juga agar kita meminta kuasa untuk menikmati berkat itu. Karena banyak orang kaya yang tidak bisa menikmati kekayaan yang mereka miliki, takut dirampok, takut diketahui orang dari dinas pajak, takut dikorupsi, takut anak dan cucu tidak bisa hidup layak dlsb. Mereka tidak bisa menikmati kekayaan itu sebagaimana mestinya. Susah tidur dan terus bekerja. Lambat laun penyakit datang dan meradang. Pulang kembali ke pangkuan Tuhan dengan usia yang relatif muda. Maukah anda seperti itu? Saya tidak.
Keyword: kerja keras, uang, kekayaan, kekuasaan, berkat Tuhan
(kok mirip jurnal yang dipublikasikan aja hehe)

