Hi folks, how’s ur weekend going? I bet it’s a nice one
Soal cicak vs buaya ini semakin bergaung di media televisi akhir-akhir ini. Istilah ini bahkan dimunculkan secara berseloroh tanpa berpikir bakal jadi istilah yang populer di masyarakat oleh Kabareskrim POLRI, Susno Duadji.
Perdebatan antara KPK dan POLRI yang semakin memanas karena Media juga ikut berperan dalam meningkatkan animo masyarakat untuk ikut andil dalam menyuarakan suaranya. Semuanya serba debatable. Sebagai rakyat kecil, kita seperti digiring untuk masuk kesana dan membela kaum yang lemah, dalam hal ini KPK, yang sepertinya secara sistematis berusaha untuk diobok-obok dan dilemahkan, padahal kita belum tahu secara juntrung duduk perkara sebenarnya.
Bagi saya, kita sebagai warga masyarakat yang awam terhadap masalah hukum dan HAM, ya sebaiknya jangan terlalu emosi dalam menyikapi hal ini. Presiden pun tidak mau gegabah untuk men-judge dua lembaga yang secara formal yuridis ini seharusnya dapat bekerja sama memberantas korupsi. Sayang sekali jika karena masalah yang tidak terlalu fundamental sifatnya, dua lembaga ini malahan dianggap masyarakat sebagai antithesis pemberantasan korupsi.
Kita tidak bisa serta merta menjadikan mereka sebagai bulan-bulanan ejekan dan terkesan sebagai tertuduh karena seringkali baik namanya ataupun wajahnya muncul di televisi dan celakanya nara sumber yang dihadirkan seolah-olah ada di pihak yang benar. Biarlah proses hukum berjalan sebagaimana mestinya. Toh saya tetap optimis bahwa hukum akan tetap ditegakkan terlepas dari oknum-oknum yang terlibat didalam hukum itu sendiri. Kebenaran dan keadilan akan tetap bersinar, saya yakin.
Btw, ngomong2 soal cicak dan buaya, baru kemarin malam saya menghadiri acara nikahan teman kerja di bilangan Gudang Utara, sementara seminggu sebelumnya juga saya dan Lia menghadiri pesta pernikahan di hotel Four Seasons, Jakarta. Mungkin itu yang dibilang seperti cicak dan buaya jadinya




No Comments Yet